Jum'at, 26/01/2024 13:51 WIB
London, Jurnas.com - Kepindahan penyerang Chelsea, Armando Broja, ke Wolverhampton Wanderers terancam batal, menyusul masalah keuangan yang dapat memicu pelanggaran Financial Fair Play (FFP).
Pelatih Wolves, Gary O`Neill mengagumi Broja dan menjadikannya sebagai target utama di bursa transfer musim dingin ini. Sayangnya, Wolves tiba-tiba mengubah niatnya karena keterbatasan anggaran.
Menurut laporan Mail Sport, sang striker awalnya ingin digaet dengan status pinjaman dengan kewajiban sebesar £30 juta ($38 juta), tetapi hal itu akan membuat klub hampir melanggar aturan Profitabilitas dan Keberlanjutan Liga Inggris.
"Kami telah mengerjakan beberapa opsi tetapi sepertinya itu tidak dapat dilakukan secara finansial sehingga kami kembali ke opsi lain," kata O`Neill dikutip dari Goal pada Jumat (26/1).
Menang Lawan Chelsea, Manchester City Sabet Trofi Kedua Musim Ini
Levi Colwill Bahagia Jalani Starter Perdana Musim Ini Lawan Liverpool
Imbang Lawan Chelsea, Gravenberch Kritik Cemoohan Fans Liverpool
"Ini mengecewakan karena kami merasa telah mencapai kemajuan, namun tampaknya hal itu tidak dapat dilakukan," sambung dia.
Wolves tampaknya akan memilih untuk tidak mencapai batas Profitabilitas dan Keberlanjutan, alih-alih ngotot merekrut striker tersebut pada bursa Januari ini.
Liga Inggris telah mengurangi Everton dan Nottingham Forest 10 poin setelah diselidiki karena pelanggaran yang sama, dan oleh karena itu Wolves memilih zona aman.
Keyword : Armando Broja Chelsea Wolves Info Transfer