Laporte Menyesal Pindah ke Saudi: Jalanannya Macet

Sabtu, 20/01/2024 20:01 WIB

Riyadh, Jurnas.com - Mantan bek Manchester City yang kini membela Al-Nassr, Aymeric Laporte mulai menyesali keputusannya hijrah ke Arab Saudi, setelah merasakan sejumlah hal yang membuatnya dongkol.

Pertama, Laporte menyebut banyak pemain Eropa yang sulit beradaptasi dengan kehidupan di Timur Tengah. Kedua, pemerintah Saudi juga cenderung tidak menghormati kontrak pemain.

"Maksud saya, mereka benar-benar menjalankan bisnis mereka. Anda menegosiasikan sesuatu dan kemudian mereka tidak menerimanya setelah Anda menandatanganinya. Mereka melawan Anda," kata Laporte dikutip dari Goal pada Sabtu (20/1).

Keluhan ketiganya tak kalah penting. Situasi lalu lintas di Saudi menurut dia cukup ruwet, sehingga pemain Spanyol itu terpaksa menghabiskan waktu lebih lama ketika berkendara.

"Dalam hal kualitas hidup, saya mengharapkan sesuatu yang berbeda karena pada akhirnya di sini Anda menghabiskan tiga jam sehari di dalam mobil. Riyadh hanya membuang-buang lalu lintas, waktu terbuang di dalam mobil," ungkap dia.

Laporte mengantongi 12 penghargaan besar selama lima tahun bersama Manchester City sebelum ia dikeluarkan dari lapangan karena cedera berulang.

Pada akhir Agustus, dia bergabung dengan Al-Nassr dengan kontrak tiga tahun dengan gaji yang dilaporkan sebesar 21 juta pounds per tahun.

TERKINI
Hari Lahir Pancasila, Prabowo Dorong Transformasi Ekonomi Nasional 3 Cara Sederhana Berbakti kepada Orang Tua yang Telah Wafat Legislator Golkar: Pancasila Harus Dihidupi, Bukan Sekadar Dihafal Prabowo Sentil Kelompok `Doyan Korupsi` Saat Pidato Hari Lahir Pancasila