Ahok Kalah, Amali Janji Golkar Tak Oleng Dukung Jokowi

Kamis, 20/04/2017 15:33 WIB

Jakarta - Kekalahan pasangan cagub-cawagub usungannya, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat (Ahok-Djarot) di Pilkada DKI sepertinya tak membuat Golkar goyah mencapreskan Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019 nanti. Golkar menjanjikan akan tetap taat pada keputusan mencalonkan Jokowi sebagai capres yang sudah menjadi rekomendasi rapat pimpinan partainya.

"Kekalahan pak Ahok-Djarot dapat mempengaruhi sikap Golkar untuk mendukung Jokowi di 2019, saya kira tentu tidak. Karena itu keputusan Rapim," ujar Ketua DPP Golkar Zainudin Amali di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/4/2017).

Amali mengatakan proses politik dapat memungkinkan evaluasi. Hanya saja, kata dia, belum ada langkah untuk mengevaluasi kembali hasil rapim yang telah memutuskan mendukung Jokowi sebagai capres partai Golkar 2019 mendatang.

"Kalau perlu evaluasi harus Rapim dong," imbuhnya.

Amali berbeda pandangan dengan pihak yang menganggap konstelasi politik Pilkada DKI sebagai cerminan bagi Pilpres mendatang. Karena itu, ia meyakini Golkar tetap akan menggunakan keputusan Rapim-nya sebagai landasan politik partai di Pilpres 2019 nanti.

"Menurut saya, kekalahan di DI itu tidak ada korelasinya, tidak signifikkan dengan Pilpres dan pak Jokowi. Jadi tidak mesti pak Ahok kalah, pak Jokowi kalah di 2019," jelasnya.

TERKINI
Ini Alasan Hari Kartini Selalu Identik dengan Kebaya Selain Kartini, Ini 4 Perempuan Pejuang Pendidikan di Indonesia Peringatan Hari Kartini Setiap 21 April: Ini Sejarah hingga Tujuannya 21 April 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini