Rusia Gagalkan Gugatan untuk Korut

Kamis, 20/04/2017 10:13 WIB

New York – Di tengah kecaman keras serta wacana sanksi dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Korea Utara (Korut) terkait percobaan nuklir, Rusia mengambil sikap. Perwakilan Rusia di PBB menggunakan hak veto demi menggagalkan hukuman tersebut.

Sebagaimana dirilis oleh CNN, Amerika Serikat (AS) secara resmi mengajukan pemberian sanksi agar Korut menghentikan uji coba rudal nuklir, yang dinilai melanggar kesepakatan internasional dan ketetapan Dewan Keamanan PBB.

“Usulan (pemberian sanksi) ini sudah disepakati oleh 14 dewan anggota, termasuk China selaku sekutu terbesar Korut, dan satu anggota tetap PBB lainnya,” terang CNN, Kamis (20/4).

Rabu (19/4) kemarin Rusia juga mengeluarkan pernyataan bahwa sanksi kepada Korut dipandang sebagai sesuatu yang tidak rasional dan tidak menjanjikan. Inilah yang disebut-sebut menjadi alasan Rusia menggunakan hak vetonya.

“Rusia tidak pernah melakukan pembicaraan soal sanksi. Itu hanya pendekatan yang tidak rasional dan tidak bertahan lama,” tulis Sputnik.

Sebuah perayaan kelahiran pendiri Korut, Kim Il-sung (Day of the Sun) pada 15 April 2017 lalu menampilkan kecanggihan militer Korea Utara. Bahkan Pyongyang sempat menyatakan siap perang jika AS tidak berhenti menebar ancaman.

TERKINI
Bolehkah Haji dengan Uang Kredit? Ini Penjelasan Ulama soal Status "Mampu" Panduan Mandi Ihram dalam Ibadah Haji, Catat Ya Bayi Demam setelah Imunisasi? Begini Faktanya Kisah Uwais Al-Qarni, Gendong Ibu dari Yaman ke Mekkah Demi Haji