CEO: Klub-Klub Peserta Liga Super Europa Diancam FIFA

Jum'at, 22/12/2023 17:05 WIB

Brussels, Jurnas.com - CEO Liga Super Europa, Bernd Reichart, mengungkapkan bahwa klub-klub peserta Liga Super mendapatkan ancaman dari UEFA, supaya tidak terang-terangan mendukung proyek tersebut.

Pada Kamis (21/12) kemarin, A22 Sport mengumumkan proposal baru, setelah Pengadilan Kehakiman Uni Eropa menyatakan bahwa UEFA dan FIFA tidak boleh melarang penyelenggaraan Liga Super Europa.

Dan sejauh ini, hanya Real Madrid dan Barcelona yang menyuarakan dukungannya terhadap Liga Super Europa. Reichart beralasan klub-klub lainnya takut karena adanya intimidasi.

"Proposal terbaru Liga Super hadir dengan kontribusi dari banyak klub, kami telah berbicara dengan banyak klub dalam beberapa bulan terakhir. Namun, klub-klub ini takut tampil di publik karena adanya ancaman, padahal mereka mendukung proyek ini," kata Reichart dikutip dari Goal pada Jumat (22/12).

"Klub-klub berada di bawa monopoli selama 70 tahun, bentuk kediktatoran bertangan besi. Kami ingin mengubah hal ini, sehingga wajar butuh waktu lama, tapi ini kesempatan besar bagi klub untuk menentukan masa depan mereka," imbuh dia.

Dalam pernyataannya, Reichart juga menjawab rumor seputar kemungkinan Liga Pro Saudi dapat bergabung dengan Liga Super. Dia menegaskan bahwa hal itu tidak akan terjadi.

"Klub-klub Saudi di Liga Super? Tidak akan ada klub non-Eropa di Liga Super. Hanya klub-klub Eropa," tegas Reichart.

Sebelumnya, sejumlah klub Liga Inggris, Serie A, Bundesliga, Ligue 1, dan La Liga mengundurkan diri dari Liga Super. Juventus diyakini masih terlibat, meski belum mengumumkan dukungannya langsung secara publik/

TERKINI
Ini Penjelasan Kapan Puasa Tarwiyah dan Arafah Dilaksanakan Kisah Siti Hajar dan Nabi Ismail, Asal Muasal Kemunculan Air Zamzam Barang-barang Penting yang Perlu Dibawa saat Puncak Ibadah Haji di Armuzna Salah Satu dari Bulan Haram, Ini Keutamaan Bulan Zulhijjah