Polisi Lamban Bongkar Teror Novel Baswedan, Ada Apa?

Senin, 17/04/2017 16:57 WIB

Jakarta - Aparat kepolisian dinilai lamban dalam mengungkap kasus teror terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Sekretaris Fraksi Partai Nasdem DPR, H Syarief Abdullah Alkadrie mengatakan, aparat kepolisian semestinya kerja cepat untuk mengungkap kasus penyiraman air keras tersebut.

"Polri seharusnya bekerja lebih maksimal, gesit dan cepat dalam pengungkapan kasus penyiraman air keras itu. Saat ini kesannya lamban," tegas Abdullah, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (17/4).

Dalam kesempatan itu, Abdullah menyarankan Presiden Jokowi membentuk tim independen untuk mempercepat dalam penanganan serta pengungkapan kasus tersebut.

Sebab, kata Abdullah, kasus teror terhadap aparat institusi negara khususnya KPK kerap terjadi. Namun, penanganan teros itu masih belum maksimal.

"Apalagi saat ini, kasus yang ditangani terkait teror terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi," tegasnya.

TERKINI
Pemanasan Global Mengubah Hubungan Iklim Asia dan Mediterania Komisi V Terima 1.200 DIM RUU LLAJ, Target Rampung Awal 2027 DPR Minta Polisi Usut Konflik Lahan Masyarakat Adat Rante Balla Kasus Kolera Melanda Yaman di Tengah Konflik