Senin, 18/12/2023 12:27 WIB
JAKARTA, Jurnas.com – Salah satu simpul relawan pasangan Capres dan Cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN), Bravo A, menggelar pertemuan dengan masyarakat di markas Bravo A, Bekasi Barat, Jawa Barat, pada Kamis (14/12/2023).
Turut hadir Ketua Umum Bravo A Ir Rendra, dan juga Caleg DPR RI dan DPRD dari beberapa wilayah. Hadir juga Anggota Dewan Penasihat Timnas AMIN Pdt Frans Immanuel Saragih.
“Acara berlangsung dengan sangat baik dan menarik, beragam ide dan gagasan dimunculkan bagaimana memenangkan pasangan AMIN dalam Pemilu 2024 mendatang,” kara Pdt. Frans Immanuel Saragih melalui keterangannya, Senin (18/12/2023).
Pdt. Frans Saragih menyampaikan bahwa para caleg dari partai pengusung AMIN begitu juga para relawan dan pejuang AMIN harus berani mengatakan kebenaran.
Bambang Patijaya Sabet Penghargaan Pimpinan Fokus Transisi Energi
KPK Geledah Kantor dan Rumah Bupati Tulungagung
Arif Rahman Diganjar Legislator Fokus Kesejahteraan Petani dan Nelayan
Sebagai Aktivis 98 dan juga Presidium Aktivitis 98 Pdt. Frans Saragih mengajak yang hadir untuk selalu menyuarakan kepada masyarakat luas bahwa Anies - Muhaimin akan wujudkan keadilan yang dirindukan oleh masyarakat Indonesia.
“Rekam jejaknya, termasuk soal keadilan, sudah bertebaran di Jakarta. Anies sangat memperhatikan semua golongan,” tutur Pdt. Frans Saragih.
Menurutnya, para caleg partai pengusung AMIN jangan hanya mengumbar janji kepada konstituen, tapi harus berani meniru langkah Anies Baswedan untuk mewujudkan janji-janjinya kepada masyarakat.
“Jangan takut mengatakan kebenaran karena kita harus mengedepankan suasana dan iklim demokrasi dalam kehidupan negara, supaya tetap tercipta dan terjaga suasana demokrasi di Indonesia,” ujarnya.
Ia menegaskan, semua presiden pascareformasi sudah dihantarkan untuk menjalankan sistem pemerintahan secara demokratis. “Teruslah suarakan kebenaran dan bukti bahwa Anies sudah berbuat dan tercatat rekam jejaknya,” tutup Pdt. Frans Saragih.
Keyword : Anies-Muhaimin AMIN Frans Immanuel Saragih