Selasa, 12/12/2023 22:37 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan menyinggung calon wakil presiden (Cawapres) Gibran Rakabuming Raka dari milenial. Namun, ada ribuan milenial yang peduli terhadap anak bangsa menghadapi kekerasan dan gas air mata.
"Bila kita saksikan hari ini ada satu orang milienial bisa menjadi calon wakil presiden, tetapi ada ribuan milenial generasi Z yang peduli pada anak-anak bangsa, yang peduli pada mereka yang termarginalkan ketika mengungkapkan pendapat ketika mengkritik pemerintah dihadapi dengan kekerasan dihadapi dengan benturan dan bahkan dengan gas air mata," kata Anies saat menyampaikan visi dalam debat perdana di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa (12/12).
Kata Anies, situasi dan kondisi yang sedang dihadapi saat ini tidak boleh terulang. Oleh sebab itu, menurut Anies, harus ada perubahan.
"Apakah akan dibiarkan? Kita harus lakukan perubahan, kami perhatikan ini sebagai hal mendasar," ucapnya.
Jawaban Gus Imin soal Undang Anies ke Harlah PKB ke-27
Bangun Titian Persatuan Desa Cihanjuang, Aksi Bersama Resmi Diluncurkan
Ketua MPR Pastikan Anies-Ganjar Hadiri Pelantikan Prabowo Subianto
Dalam kesempatan itu, Anies juga menyampaikan keresahan terhadap penegakkan hukum di Indonesia.
"Pada saat ini kalau kita lihat hukum harusnya tegak begini, inilah hukum, dalam kenyataannya bengkok," kata Anies.
Anies mengatakan hukum berjalan tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Untuk itu, Anies mengatakan kondisi itu tidak bisa dibiarkan begitu saja.
"Dia tajam ke bawah tumpul ke atas dan kondisi ini tidak boleh didiamkan, tidak boleh dibiarkan dan harus berubah," kata Anies.