Selasa, 12/12/2023 21:08 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Calon presiden (Capres) nomor urut 1 Anies Baswedan mengatakan, penegakkan hukum seharusnya ditegakkan dengan tanpa pandang bulu. Namun, yang terjadi penagakkan hukum saat ini tumpul ke atas dan tajam ke bawah.
Anies menyampaikan keresahan penegakkan hukum di Indonesia saat menyampaikan visi misi dalam debat perdana Pemilu 2024 di Kantor KPU, Jakpus, Selasa (12/12).
"Pada saat ini kalau kita lihat hukum harusnya tegak begini, inilah hukum, dalam kenyataannya bengkok," kata Anies.
Anies mengatakan hukum berjalan tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Untuk itu, Anies mengatakan kondisi itu tidak bisa dibiarkan begitu saja.
Jawaban Gus Imin soal Undang Anies ke Harlah PKB ke-27
Bangun Titian Persatuan Desa Cihanjuang, Aksi Bersama Resmi Diluncurkan
Ketua MPR Pastikan Anies-Ganjar Hadiri Pelantikan Prabowo Subianto
"Dia tajam ke bawah tumpul ke atas dan kondisi ini tidak boleh didiamkan, tidak boleh dibiarkan dan harus berubah," kata Anies.
Oleh sebab itu, kata Anies, pasangan capres dan cawapres yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), NasDem, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengusung perubahan demi menegakan hukum.
"Karena itu kita mendorong perubahan mengembalikan hukum menjadi tegak kepada semuanya, mengembalikan hukum menjadi tegak," ujarnya.