Sentil Nadiem, Presiden: Perubahan Kurikulum Bikin Guru Stres

Sabtu, 25/11/2023 11:17 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Presiden RI Joko Widodo mengingatkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengenai perubahan kurikulum.

Jokowi mengatakan, menurut penelitian lembaga riset internasional RAND Corporation 2022, guru merupakan pekerjaan dengan stres tinggi. Salah satunya penyebabnya ialah perubahan kurikulum.

“Tingkat stres guru itu lebih tinggi dibandingkan pekerjaan yang lain. Kenapa? Di situ disebutkan antara lain karena perilaku siswa. Juga karena perubahan kurikulum,” kata Jokowi dalam kegiatan HUT ke-78 PGRI di Jakarta pada Sabtu (25/11).

“Hati-hati Pak Mendikbud,” sambung dia

Kendati demikian, lanjut Jokowi, perubahan kurikulum merupakan sebuah kemestian karena adanya perubahan zaman dan disrupsi teknologi yang berkembang begitu cepat

“Karena apapun semua guru harus mengikuti perubahan teknologi yang ada,” ujar dia.

Jokowi menambahkan bahwa perubahan kurikulum hanya cepat diadaptasi oleh guru di kota-kota. Sebaliknya, sulit diterapkan oleh guru yang berada di daerah 3T.

“(Sulit) untuk guru-guru yang bekerja di daerah 3T, yang infrastrukturnya terbatas, yang fasilitasnya terbatas, yang gurunya juga terbatas,” tambah dia.

Diketahui, Mendikbudristek menerapkan perubahan kurikulum dari Kurikulum 2013 (K-13) menjadi Kurikulum Merdeka. Kurikulum tersebut sudah diimplementasikan oleh satuan pendidikan sejak tahun lalu.

TERKINI
3 Cara Sederhana Berbakti kepada Orang Tua yang Telah Wafat Legislator Golkar: Pancasila Harus Dihidupi, Bukan Sekadar Dihafal Prabowo Sentil Kelompok `Doyan Korupsi` Saat Pidato Hari Lahir Pancasila Uruguay Umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Tak Ada Nama Luis Suarez