Senin, 13/11/2023 21:36 WIB
Medan, Jurnas.com - Wakil Ketua MPR H. Fadel Muhammad mengungkapkan bahwa salah satu tujuan dan tugas MPR RI adalah ingin agar Indonesia mampu tumbuh dan berkembang, bahkan menjadi negara maju.
Untuk mencapai itu, tentu saja tidaklah mudah. Selain kemampuan dari sisi penguasaan ilmu dan teknologi, bangsa Indonesia harus memiliki pondasi yang sangat kuat, yakni harus mampu memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur bangsa.
"Pondasi ini tidak boleh diremehkan, seperti sebuah bangunan, jika pondasinya tidak kuat maka bangunan sebagus apapun akan hancur," ujarnya, dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR kerjasama MPR dengan DPP Pemuda Merga Silima (DPP PMS), di Sei Asahan, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (13/11/2023).
Adapun nilai-nilai luhur bangsa yang dimaksud, lanjut Pimpinan MPR dari Kelompok DPD RI ini adalah, Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
Buka LCC Empat Pilar MPR, Waka MPR: Pentingnya Jaga Ingatan Kolektif Bangsa
Ibas: Cerdas Cermat Empat Pilar MPR Jadi Pembelajaran Membentuk Karakter
HNW Apresiasi Pemerintah Tak Bebankan Kenaikan Biaya ke Calon Jamaah Haji
"Kami menyebutnya sebagai Empat Pilar MPR RI. Karena keberadaannya yang sangat penting buat bangsa, UU kemudian memberikan amanah kepada MPR untuk melakukan upaya pemasyarakatan atau Sosialisasi Empat Pilar kepada seluruh rakyat Indonesia," jelas mantan Gubernur Provinsi Gorontalo dua periode ini.
Diungkapkan Fadel Muhammad, Sosialisasi Empat Pilar MPR bukanlah hal yang baru buat bangsa Indonesia. Nilai-nilai yang ada dalam Empat Pilar sudah lama ada dalam ingatan dan hati seluruh rakyat Indonesia. Contohnya, Pancasila. Sebagai ideologi negara, Pancasila tidak tergoyahkan sejak Pancasila tercipta.
"Berbagai ideologi baik kanan dan kiri yang diniatkan untuk mengganti Pancasila, ternyata sampai saat ini tertolak oleh seluruh rakyat Indonesia. Pancasila tetap menancap kuat sebagai ideologi negara. MPR saat ini hanya berupaya untuk melakukan pemahaman kembali atau mengingatkan kembali Pancasila," terangnya.
Acara sosialisasi sendiri berlangsung sangat ramai, serius tapi santai. Respon seluruh peserta sangat luarbiasa. Apalagi, saat sesi dialog interaktif dan tanya jawab. Moderator sampai harus berupaya keras mengatur peserta, yang sangat antusias memberikan pertanyaan atau sekedar berdiskusi pendek.
Fadel Muhammad bersama Anggota DPD RI Dapil Sumatera Utara Dr. Badikineta Sitepu sebagai narasumber utamapun dengan lugas menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dan merespon diskusi yang dilakukan peserta.