Kamis, 02/11/2023 10:36 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua BKSAP DPR Putu Supadma Rudana menyambut kunjungan Wakil Ketua Parlemen Papua Nugini, Johnson Wapunai di Museum Rudana, Ubud, Bali pada Selasa 31 Oktober 2023. Ini merupakan pertemuan lanjutan yang telah terjalin intensif sebelumnya pada Juni 2023.
Politisi Partai Demokrat itu menyampaikan bahwa Papua Nugini merupakan negara tetangga strategis bagi Indonesia. Menurutnya, Indonesia perlu menjalin hubungan yang lebih dekat dengan negara yang terletak di sebelah timur Indonesia, mengingat komitment Papua Nugini selalu mendukung kedaulatan NKRI.
Putu Supadma Rudana sekaligus sebagai Ketua Desk Kerjasama Regional itu menjelaskan dalam kunjungan ini dibahas perkembangan upaya Indonesia untuk mempermudah konektivitas antara Indonesia dan Papua Nugini.
Bentuk komitmen ini diwujudkan salah satunya dengan peresmian rute penerbangan Denpasar – Port Moresby dengan maskapai Citilink Indonesia pada 2 Juli 2023 lalu.
Raih KWP Award 2026, Amelia Komit Jaga Ruang Digital yang Sehat dan Aman
Sekjen Demokrat Respon RUU Pemilu: Waktu Masih Panjang
Sarmuji Sabet Penghargaan Legislator Responsif Terhadap Aspirasi Publik
Selain itu, dibahas juga terkait perundingan dokumen kerjasama atau MoU antar kedua negara agar terus didorong dan diperkirakan akan rampung pada 2024.
Johnson Wapunai pun menyambut baik pembukaan rute penerbangan langsung ke Port Moresby ini. Dia berharap dengan semakin tingginya tingkat konektivitas antar kedua negara ini maka dapat memajukan hubungan yang saling pengertian antar masyarakat dan juga meningkatkan volume bisnis dan perdagangan bilateral.
BKSAP DPR RI juga mengundang Parlemen Papua Nugini untuk berpartisipsi pada Forum Indonesia Pacific Parliamentary Partnership (IPPP) yang rencananya akan diselenggarakan di Jakarta pada 2024.
Penting bagi DPR RI agar Papua Nugini dapat hadir dan juga mengajak mengajak serta negara-negara kepulauan di Kawasan Pasifik untuk ikut dan terlibat dalam forum ini.
Kedatangan delegasi Parlemen Papua Nugini kali ini juga untuk meresmikan proses awal pembuatan patung tokoh bersejarah, Sir Michael Somare, yang merupakan pahlawan nasional dan Perdana Menteri pertama Papua Nugini.
Dalam proses pembuatan patung ini, akan difasilitasi oleh BKSAP DPR RI dan Museum Rudana. Pemilihan pembuatan patung ini oleh seniman asal Bali selain mempertimbangkan bahwa Bali memiliki kekayaan seni dan budaya, juga bahwa pada proses pembuatannya selalu mempertimbangkan aspek filosofis dan spiritual yang akan menghasilkan karya seni yang memiliki taksu.