Senin, 30/10/2023 12:01 WIB
Paris, Jurnas.com - CEO Lyon, John Textor membantah telah mengusulkan pembatalan pertandingan melawan Marseille, pasca bus timnya dilempari batu oleh fans tuan rumah sebelum laga.
Bus Lyon diserang lemparan batu dari pendukung lawan saat dalam perjalanan ke Stade Velodrome. Sejumlah anggota staf terluka, termasuk pelatih Fabio Grosso yang mengalami luka sepanjang 3 cm usai terkena pecahan kaca jendela.
Francois Letexier, wasit yang rencananya memimpin jalannya pertandingan, menggelar konferensi pers untuk mengumumkan bahwa laga dibatalkan usai berdiskusi dengan semua pihak.
Namun, John Textor mengklaim bahwa keputusan pembatalan pertandingan diambil dengan suara bulat oleh ofisial pertandingan, meski timnya tetap bersikukuh untuk tetap melanjutkan laga sesuai jadwal.
Julid Soal Pembunuhan Aktivis, Besan Trump Dipanggil Menlu Prancis
Ligue 1, PSG Geser Lens dari Puncak Klasemen
Arsenal Pinjamkan Ethan Nwaneri ke Olympique Marseille
"Tim kami memutuskan mereka akan bermain. Mereka ingin bermain, mereka siap bermain. Saya sangat bangga dengan keinginan kapten untuk melakukan itu. Keputusan dibuat secara independen dari kami. Kami ingin bermain sepak bola. Kami marah," kata dia dikutip dari Goal pada Senin (30/10).
Usai insiden itu, Grosso segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Mantan pemain Italia itu dipasangi plester di atas matanya dan perban melilit di kepalanya.
Keyword : Lyon Ligue 1 Marseille Pelemparan Bus