Kamis, 26/10/2023 07:05 WIB
Tangerang, Jurnas.com - Pameran otomotif Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2023 kembali digelar di ICE BSD, Tangerang, 25-29 Oktober 2023.
Pameran selama lima hari itu ditargetkan sedikitnya 6.000 sepeda motor akan terjual.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, dengan melihat tren pemulihan di industri otomotif, harapannya transaksi IMOS 2023 bisa meningkat hingga dua kali lipat.
Sebanyak 16 merek sepeda motor, termasuk motor listrik ambil bagian dalam pameran kali ini. Mulai dari Astra Honda Motor, Suzuki, Yamaha, Royal Enfield, Scomadi, motor listrik ALVA, Charged EV, Ion Mobility, Kool EV, Lisgo, Polytron, Savart EV, Dhelvic, Greentech, Gova EV, dan Selis.
Ide Caption Postingan Hari Kartini yang Diperingati Besok
Inilah Dalil Lengkap Puasa Senin Kamis Beserta Niatnya
Sosialisasi Keuangan Haji, HNW Apresiasi Penurunan Biaya Haji
“IMOS tahun lalu saya mendapat laporan penjualannya sekitar Rp 110 miliar atau setara hampir 3.000 unit sepeda motor. Saya menargetkan tahun ini kalau bisa naik jadi Rp 200 miliar atau setara dengan 6.000 unit,” kata Agus Gumiwang di pembukaan IMOS+ 2023, Rabu (25/10/2023).
Selain penjualan unit sepeda motor, Agus mengatakan penyelenggaraan IMOS+ 2023 juga akan berdampak pada sektor pendukung.
“Belum kita bicara soal helm, belum kita bicara soal apparel. Jadi forward linkage-nya (dari sektor industri sepeda motor) itu sangat besar, yang tentu memberikan nilai tambah bagi PDB nasional,” ujarnya.
Menperin juga mengaku senang melihat geliat industri otomotif, khususnya roda dua setelah pandemi Covid-19 berakhir. Karenanya, ia berharap kinerja ekspor sepeda motor bisa tetap dipertahankan, meskipun kondisi ekonomi global sedang lesu.
"Targetnya ekspor sepeda motor pada 2023 ini bisa mencapai 743.000 unit," ujar Menperin.