Senin, 23/10/2023 02:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com – Orang tua di Indonesia tak jarang menemukan kenyataan buah hatinya mengalami kehilangan atau penurunan minat pada makanan. Perubahan minat ini sering terjadi pada anak karena berbagai faktor mulai faktor fisik, psikologis, dan sosial. Tidak cuma di Indonesia, hal ini terjadi juga di negara-negara lain.
Oleh karena itu, PT Sanghiang Perkasa (KALBE Nutritionals) melalui brand Morinaga memahami permasalahan dan perjuangan orang tua dalam memenuhi nutrisi harian pada anak.
Sebagai salah satu solusinya, Morinaga menghadirkan Morinaga Morigro untuk membantu orang tua mengoptimalkan nutrisi anak, sehingga orang tua bisa bebas dari resah dan fokus menyusun langkah antisipasi untuk mengembalikan minat makan anak.
Junita, Business Unit Head Morinaga GUM, KALBE Nutritionals meyakini perubahan dalam minat makan anak ini normal dan wajar di masa pertumbuhan dan perkembangan. Sisi positifnya, ini juga kesempatan memperkenalkan anak pada beragam jenis makanan dan menciptakan kebiasaan, serta lingkungan makan positif yang akan bertahan hingga dia besar.
Inilah Dalil Lengkap Puasa Senin Kamis Beserta Niatnya
Sosialisasi Keuangan Haji, HNW Apresiasi Penurunan Biaya Haji
Haaland Ingin Timnya Tetap Fokus Usai Menang Lawan Arsenal
"Kami mengajak orang tua tidak khawatir anak mengalami masalah makan, karena Morinaga Morigro dengan berbagai kelebihan hadir memberi solusi mencukupi kebutuhan nutrisi harian anak. Utamanya, Morinaga Morigro berusaha meningkatkan fungsi pencernaan anak dan penyerapan nutrisi. Jika pencernaan bekerja dengan baik tentu berdampak pada meningkatnya nafsu makan,” jelas Junita.
Hal ini sebenarnya cukup beralasan karena ketika tubuh anak menerima semua nutrisi yang diperlukan, termasuk vitamin, mineral, protein, dan karbohidrat, itu membantu menjaga keseimbangan nutrisi.
Keseimbangan nutrisi yang baik dapat mempengaruhi nafsu makan. Anak yang mendapatkan nutrisi yang cukup cenderung lebih sehat dan memiliki nafsu makan yang lebih baik. Anak yang merasa kurang nyaman atau tidak sehat mungkin kehilangan nafsu makan. Oleh karena itu, dengan memperbaiki fungsi pencernaan dan penyerapan nutrisi, anak akan merasa lebih sehat dan memiliki selera makan yang lebih baik.
Senada dengan Junita, dr. Muliaman Mansyur, Head of Medical KALBE Nutritionals juga menjelaskan kehilangan atau penurunan nafsu makan pada anak umumnya bersifat sementara. Meskipun demikian, orang tua tetap harus memantau pertumbuhan dan perkembangan anak, mulai dari pencatatan berat dan tinggi badan, serta perkembangan umum anak.
Ketika anak kehilangan minat pada makanan, penting bagi orang tua menjadi teladan yang baik dalam hal pola makan sehat. Anak-anak sering meniru perilaku orang dewasa, jadi jika orang tuanya menunjukkan minat positif pada makanan sehat, anak-anak terdorong untuk melakukannya juga.
“Orang tua tidak perlu panik dan segera susun prioritas yang tepat ketika anak kehilangan atau berkurangnya nafsu makannya. Kondisi ini normal dan sering terjadi dalam perkembangan anak. Penting untuk tetap tenang tetapi memastikan prioritas utama yaitu memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya, menciptakan lingkungan yang mendukung dan positif seputar makanan, serta memberi anak pilihan makanan yang sehat,” ungkap dr. Muliaman.
Sebagai susu formula untuk anak usia 1 tahun ke atas, Morinaga Morigro berusaha memenuhi kebutuhan utama anak di masa pertumbuhan, sambil mengatasi penyebab hilangnya minat makan anak.
Formula andalan Morinaga Morigro yang disebut GROMAX diperkaya minyak ikan, Probiotik BB536, serat FOS dan tinggi kalsium. Kandungan minyak ikan pada formula GROMAX membantu anak mencapai berat dan tinggi badan ideal, serta berfungsi sebagai booster nafsu makan.
Probiotik BB536 dan Prebiotik serat FOS untuk menjaga imunitasnya, serta kandungan vitamin A, C, E dan Zinc yang tinggi untuk mendukung tumbuh kembang.
“Penting diingat bahwa setiap anak adalah individu yang unik, dan pendekatan yang efektif untuk mengatasi masalah makanan dapat bervariasi. Yang terpenting adalah mencukupkan kebutuhan nutrisi hariannya, salah satunya dengan bantuan Morinaga Morigro, lalu menciptakan lingkungan makan yang positif dan mendukung anak dalam mengembangkan hubungan yang sehat dengan makanan,” ujar dr. Muliaman.