Minggu, 09/04/2017 10:44 WIB
Teheran - Menteri luar negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengutuk serangan udara Amerika Serikat terhadap pangkalan udara Suriah. Javad menyebut tindakan militer AS tidak memilik dasar yang kuat.
Melalui pesan twitter, Zarif mengatakan, “Cukup sekali penggunaan senjata kimia di era Saddam pada tahun 80-an. Iran mengutuk penggunaan semua jenis Weapon of mass destruction (WMD) atau senjata pemusna massal oleh siapapun dan terhadap siapapun," kicau Zarif dilansir IRNA
Sekitar 70 rudal jelajah AS yang mendarat di lapangan udara Shayrat, dimana Presiden Donald Trump mengaku serangan senjata kimia mematikan itu dilepaskan. Serangan udara AS adalah kali pertamnya serangan secara langsung kepada pemerintah Bashar al-Assad dalam enam tahun perang saudara.
Sebelumnya pada hari Kamis (6/4), Menteri Luar Negeri Suriah, Walid Muallem mengatakan pasukan militer Suriah tidak dan tidak akan menggunakan senjata kimia, bahkan terhadap kelompok-kelompok ekstremis.
Dubes AS Klaim Rezim Iran Berada di Titik Terlemah Sejak 1979
Trump Minta Ganti Rugi Akibat Perang Lawan Iran
Syarat Berat Iran Soal Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia
Keyword : Suriah Kimia Amerika Serikat Rudal Iran