Rabu, 18/10/2023 14:54 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Teka-teki siapa pendamping calon presiden PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, akhirnya pecah.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, resmi mengumumkan nama Menko Polhukam RI, Mahfud MD, sebagai bakal cawapres Ganjar Pranowo.
Keputusan Megawati tersebut dinilai begitu tepat oleh Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam.
Secara peluang, nama Mahfud MD merupakan sosok yang memiliki peluang besar untuk maju bersama Ganjar. Kemudian, selama ini tidak ada gesekan antara Mahfud MD dengan partai koalisi pendukung Ganjar.
Ketua MPR Pastikan Anies-Ganjar Hadiri Pelantikan Prabowo Subianto
Respon Ganjar Soal Wacana PDIP Usung Anies di Pilkada Jakarta
PDIP Tugaskan Ganjar Bantu Pemenangan Pilkada 2024
"Kan yang tidak cocok sama Pak Mahfud hanya PKB dan Golkar, yang sekarang bukan di koalisi PDI Perjuangan. Jadi aman Pak Mahfud tidak ada yang menolak," ujar Surokim.
Selain itu, ia menilai PDI Perjuangan bisa membaca kebutuhan untuk bisa memenangkan secara mutlak Pilpres 2024. Sebab, nama Mahfud MD memiliki elektabilitas yang cukup menunjang suara Ganjar Pranowo.
Selain itu, nama Mahfud MD selama ini juga terdengar minim pemberitaan negatif sehingga mendapat kepercayaan dari masyarakat. Khususnya di bidang hukum.
"Pak Mahfud punya keunggulan dalam konteks kebutuhan kekinian terkait daulat hukum dan disukai pemilih rasional dan gen Z (milenial). Orangnya berintegritas, lugas, jujur dan berani. Selain itu juga punya kedekatan dengan kultur nahdliyin. Relatif bisa diterima oleh semua kalangan lintas elemen," pungkasnya.