Kamis, 07/09/2023 15:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Cadangan devisa Indonesia mengalami penurunan pada akhir Agustus 2023.
Catatan Bank Indonesia pada Kamis (7/9/2023), cadangan devisa RI mencapai USD137,1 miliar atau sedikit menurun dibandingkan dengan posisi pada akhir Juli 2023 sebesar USD137,7 miliar.
Penurunan posisi cadangan devisa dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri (ULN) pemerintah dan kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar Rupiah sejalan dengan meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.
Adapun posisi cadangan devisa saat ini setara dengan pembiayaan 6,2 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
4 Juni 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini
Jadi Laga Pembuka, Statistik Head to Head Timnas Meksiko vs Afrika Selatan
Tiga Tim Kandidat Terkuat Juara Piala Dunia 2026
Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.
Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa akan tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan respons bauran kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Keyword : Cadangan Devisa Utang Bank Indonesia