AS Setujui Penjualan Kendaraan Lapis Baja ke Bulgaria Senilai Rp 22,8 Triliun

Sabtu, 02/09/2023 09:29 WIB

JAKARTA, Jurnas.com - Amerika Serikat (AS) mengatakan pihaknya telah menyetujui penjualan kendaraan lapis baja senilai $1,5 miliar atau sekitar Rp 22,8 triliun ke Bulgaria, kesepakatan besar terbarunya dengan sekutu NATO di wilayah timur ketika perang berkecamuk di Ukraina.

Departemen Luar Negeri AS memberi tahu Kongres bahwa mereka memberi lampu hijau pada permintaan Bulgaria untuk membeli 183 kendaraan Stryker, lebih dari setengahnya merupakan kendaraan pengangkut infanteri.

"Penjualan yang diusulkan akan meningkatkan pengerahan infanteri cepat Bulgaria dan kemampuan proyeksi kekuatan. Bulgaria akan menggunakan peningkatan kemampuan ini untuk memperkuat pertahanan dalam negerinya dan mencegah ancaman regional," katanya dalam sebuah pernyataan.

Penjualan tersebut terjadi sebulan setelah Bulgaria, yang memiliki persediaan persenjataan Soviet dalam jumlah besar, setuju untuk mengirim sekitar 100 pengangkut personel lapis baja ke Ukraina.

Ini menandai pengiriman bantuan militer besar-besaran pertama ke Ukraina dari Bulgaria, yang memiliki hubungan bersejarah dengan Rusia dan telah mengalami perpecahan mengenai dukungan terhadap Ukraina.

Amerika Serikat telah meningkatkan bantuan dan penjualan militer ke Ukraina dan sekutu NATO sejak invasi Rusia tahun lalu.

Kepada Polandia, salah satu pendukung paling setia Ukraina, Amerika Serikat baru-baru ini menyetujui pembelian helikopter serang Apache senilai $12 miliar dan sebelumnya setuju untuk menjual tank Abrams yang canggih.

Sumber: Al Arabiya

TERKINI
PTPN I: Pancasila Jangkar Moral Hadapi Tantangan Global 3 Tokoh Utama Perumus Pancasila dan Kontribusi Pemikiran Emasnya KPK Ungkap 20 Forwarder Terseret Korupsi di Ditjen Bea Cukai KPK Limpahkan Perkara Yaqut Cholil ke Pengadilan Setalah Musim Haji 2026