Kamis, 17/08/2023 21:35 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Polusi udara di DKI Jakarta memburuk dan disebutkan salah satu sumber pemicunya dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara.
Menteri BUMN Erick Thohir mengaku telah menegur keras PT PLN.
"Karena polusi udara ini kan tentu ada tiga. Kendaraan, industri dan power plant. Saya sudah cek PLN langsung kemarin saya tegur keras," kata Erick Thohir.
Menurut Erick Thohir, sejatinya PLN dari tahun 2017 sudah menjaga efek polusi itu. Mereka sudah memasang alat deteksi polusi udara.
Sambangi Lahat, Wamentrans Dorong Rehabilitas Sekolah dan Sertipikati Lahan
Gelombang Panas Ekstrem Berkepanjangan Bisa Picu Lonjakan Gangguan Mental
Soroti Korupsi MBG, Pukat UGM: Perlawanan Balik Koruptor Itu Nyata
Kemudian, kata Erick, pihak Kementerian BUMN sudah memiliki rencana bermigrasi ke kendaraan listrik, tetapi membutuhkan waktu dan dana yang tidak sedikit.
"Untuk membeli mobil listrik ini 20.000. Jadi nggak mudah harus antre," ucapnya.
Lalu Erick menekankan pada masyarakat agar mobilitas menggunakan moda transportasi publik seperti MRT dan LRT untuk mengurangi polusi udara di Jakarta.
Sedangkan rencana kebijakan pemberlakuan work from home (WFH) bagi pegawai BUMN, Erick mengaku masih mengkaji dengan pihak pihak terkait.
"Saya masih review. Satu atau dua minggu lagi untuk kebijakannya," ucapnya.
Keyword : Erick ThohirPolusi UdaraPLTU