Minggu, 13/08/2023 20:17 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Sepanjang 76 tahun usianya, Kementerian Ketenagakerjaan memiliki dinamika tantangan tersendiri, di mana sekarang ini, Kemnaker memiliki tantangan yang luar biasa dalam menghadapi bonus demografi.
Menurut Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, selain tantangan dalam menghadapi bonus demografi, tantangan berikutnya yang dihadapi oleh Kemnaker adalah dapat mewujudkan Indonesia maju tahun 2045.
"Begitu luar biasanya tantangan kita, ditambah lagi dengan adanya percepatan digitalisasi, kata Menaker Ida Fauziyah saat memberikan sambutan pada Peringatan HUT ke-76 Kemnaker, yang bertajuk "Kemnaker Mengabdi dan Melayani", di Jakarta, Minggu, (13/8/2023).
Disebutkan Menaker, tantangan yang luar biasa dapat dihadapi dengan gagah berani, jika mampu membangun soliditas di internal Kemnaker, serta dapat berkolaborasi dengan seluruh stakeholders yang lain.
Kemnaker Perluas Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2, Target 30 Ribu Peserta
Setjen DPR: Digitalisasi Kunci Pengembangan Koperasi Pegawai DPR RI
Pendaftaran Pelatihan Vokasi 2026 Tahap 2 Dibuka, Ini Cara Daftarnya
"Jadi kegiatan ini adalah perwujudan kita untuk membangun solidaritas, membangun persaudaraan, dan membangun sinergitas," ucap Ida Fauziyah.
Menaker Ida menambahkan, dengan semangat HUT ke-76 Kemnaker, dan HUT ke-78 Kemerdekaan Indonesia, Kemnaker dapat menjawab seluruh tantangan terutama tantangan ketenagakerjaan.
Pada acara HUT ke-76 Kemnaker, turut dihadiri Menteri Ketenagakerjaan periode Maret 1998-Mei 1998, Theo L Sambuaga; Menteri Ketenagakerjaan periode 1999-2000, Bomer Pasaribu; Menteri Ketenagakerjaan periode 2005-2009, Erman Soeparno; dan Menteri Ketenagakerjaan periode 2014-2019, Hanif Dhakiri.