Kementerian PUPR Kebut Renovasi Venue Piala Dunia U-17

Kamis, 10/08/2023 01:01 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercepat renovasi venue Piala Dunia U-17, yang terdiri dari empat stadion utama dan 20 lapangan latihan.

Empat stadion utama yakni Jakarta International Stadium (Jakarta), Stadion Si Jalak Harupat (Jawa Barat), Stadion Manahan (Jawa Tengah), Stadion Gelora Bung Tomo (Jawa Timur).

Adapun lapangan latihan meliputi: Gelora Bandung Lautan Api, IPDN, Jati Padjajaran dan Sidolig (Jawa Barat); Sriwedari, Banyu Anyar, Sriwaru, dan Kota Barat (Jawa Tengah); serta Gelora 10 Nopember, A GBT, C GBT, dan Thor (Jawa Timur).

"Untuk Stadion si Jalak Harupat dan Stadion Manahan sudah baik, rumput sudah di Pitch Stiching (dijahit). Untuk Stadion Gelora Bung Tomo hampir semuanya baik kecuali area parkir masih menunggu pengaspalan akhir," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Adapun khusus JIS, lanjut Basuki, ada beberapa kegiatan yang harus dilakukan. Untuk pembagian tugasnya, kawasan di dalam JIS akan dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui JakPro untuk pengerjaan rumput yang belum di Pitch Stiching, off ramp jalan tol di belakang JIS, dan jalan akses di sekitar Waduk Cincin.

"Kementerian PUPR sendiri akan melakukan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) sebagai akses tambahan ke JIS dari area parkir di Ancol sepanjang 480 meter dan lebar 5 meter," jelas Basuki.

Sementara itu, terkait renovasi lapangan latihan tambahan di tiga klaster terdiri dari GOR Soemantri Brodjonegoro dan Lapangan Banteng di Jakarta, Stadion Arcamanik dan Lapangan ITB di Bandung, serta Lapangan Blulukan dan Stadion Universitas 11 Maret di Surakarta.

"Untuk lapangan latihan tambahan, terdapat beberapa catatan dari FIFA yang harus kita lakukan. Mulai dari rumput, kamar ganti, lampu, dan bench (bangku) itu harus diperbaiki dan akan segera dikerjakan Kementerian PUPR," papar dia.

"Insyaallah dapat terselesaikan sesuai target. Dan saya kira persiapannya sudah sangat baik karena penugasan semakin mengerucut, dan masing-masing sudah tahu apa yang akan dikerjakan sesuai dengan hasil inspeksi FIFA," imbuh dia.

TERKINI
NRC Sebut Gencatan Senjata Lebanon `Momen Harapan` bagi Warga Sipil Fellowship Tanoto Foundation Cohort Dibuka, Ini Kriteria dan Jadwalnya PGRI Desak Pemerintah Buka CPNS Guru dan Setop Skema PPPK Myanmar Beri Amnesti untuk 4.335 Tahanan, Termasuk Suu Kyi