Selasa, 08/08/2023 13:45 WIB
New York, Jurnas.com - Penyerang DC United, Taxi Fountas, terancam didepak dari tim pasca tersandung kasus dugaan rasisme. Saat ini, klub sedang membicarakan kemungkinan pemutusan kontrak.
Menurut laporan The Athletic yang dikutip Goal pada Selasa (8/8), Fountas mendapatkan skorsing bersama rekan setimnya, Nigel Robertha pada 22 Juli 2023 lalu. Namun, Robertha kembali ke skuat dua hari kemudian.
Adapun penyelidikan terhadap Fountas masih berlangsung. Menurut pengakuan Robertha, Fountas melontarkan hinaan rasial terhadapnya selama pertandingan melawan New England Revolution pada 15 Juli lalu.
"Klub kemudian memberi tahu Major Soccer League dan memulai penyelidikan," demikian bunyi laporan tersebut.
Rizki Faisal: Permintaan Maaf Tak Cukup Atasi Rasisme dan Ujaran Kebencian
Messi Pecahkan Rekor MLS saat Absen dari Timnas
Messi Pecahkan Rekor Milik Eks Bintang Arsenal di MLS
Laporan itu menambahkan Fountas mengajukan tes poligraf atas kemauannya sendiri, dalam rangka membersihkan namanya. Terlepas dari upaya itu, pemutusan kontrak klub kian dekat.
Dalam 10 bulan terakhir, ini merupakan tuduhan rasis kedua yang ditujukan kepada Fountas. Pada September tahun lalu, dia dituding melakukan hal serupa kepada bek Inter Miami, Damion Lowe.
Keyword : Taxi Fountas DC United Rasisme MLS