Minggu, 06/08/2023 06:46 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Rusia mengatakan pihaknya mengerahkan jet tempur Su-30 untuk mencegah pelanggaran perbatasan negara Rusia oleh drone militer Reaper MQ-9 Amerika Serikat (AS) di atas Laut Hitam.
"Saat pesawat tempur Rusia mendekat, pesawat pengintai asing melakukan putaran balik dari perbatasan," kata Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia.
Kemhan Rusia mengatakan drone itu milik Angkatan Udara AS. "Pesawat Rusia kembali dengan selamat ke pangkalan udaranya, tidak ada pelanggaran perbatasan," tambahnya.
AS Kawal Puluhan Kapal Dagang Lintasi Selat Hormuz
Iran Bersihkan 50 Akses Terowongan Setelah Serangan AS-Israel
Menlu: Iran dan AS Masih Saling Kirim Pesan
Insiden yang melibatkan pesawat Rusia dan Barat telah berlipat ganda di Laut Hitam dan Laut Baltik dalam beberapa bulan terakhir, saat Moskow melancarkan serangannya di Ukraina.
Ketegangan meningkat antara Moskow dan Washington ketika drone Reaper AS lainnya jatuh setelah bertabrakan dengan jet tempur Rusia di atas Laut Hitam pada pertengahan Maret.
Moskow mengatakan pada bulan Mei pihaknya telah mencegat empat pembom strategis AS di atas Laut Baltik dalam dua insiden terpisah dalam waktu satu minggu.
Rusia juga mengatakan telah mencegat pesawat Prancis, Jerman, Polandia, dan Inggris.
Sumber: AFP