Kamis, 03/08/2023 10:30 WIB
Brasilia, Jurnas.com - Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, mendesak seluruh negara membantu negaranya dalam upaya penyelamatan Amazon, hutan hujan terbesar di dunia. Amazon juga menjadi penyangga utama terhadap perubahan iklim.
"Kami tahu kami memiliki tanggung jawab untuk meyakinkan dunia bahwa investasi itu murah jika menyangkut menyelamatkan hutan hujan," kata Lula da Silva dikutip dari AFP pada Kamis (3/8).
"Dunia perlu membantu kami melestarikan dan mengembangkan Amazon," imbuh dia.
Lula dan para pemimpin negara lain dengan wilayah di Amazon yang luas akan bertemu minggu depan di Kota Belem, Brasil, untuk mengembangkan kebijakan perlindungan hutan hujan yang rusak parah akibat deforestasi.
Gunakan Kondom dalam Penelitian, Ilmuwan Temukan Fungsi Unik Menara Cicada
Perubahan Iklim Picu Hilangnya Beragam Jenis Pohon di Amazon
Operasi Narkoba Mematikan di Brasil Dimanfaatkan Politisi Sayap Kanan
Ini akan menjadi pertemuan pertama dari delapan anggota Organisasi Perjanjian Kerjasama Amazon sejak 2009 silam.
Deforestasi 60 persen bagian Amazon di Brasil turun 33,6 persen tahun-ke-tahun dari Januari hingga Juni, enam bulan pertama masa jabatan Lula, menurut angka resmi.
Perusakan Amazon justru melonjak di era pendahulunya dari sayap kanan, Jair Bolsonaro (2019-2022), yang mencatatkan kenaikan lebih dari 75 persen deforestasi tahunan dibandingkan dekade sebelumnya.
Oleh karena itu, Lula berencana bekerja sama dengan para pemimpin lembah Amazon lainnya, guna "berbagi penelitian tentang keanekaragaman hayati kawasan itu", serta mencari cara yang memungkinkan orang di sana "bekerja tanpa merusak" ekosistem yang rapuh.
Keyword : Lula da SilvaPresiden BrasilHutan Amazon