Kamis, 03/08/2023 06:34 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto memastikan partainya tidak akan mendukung bakal calon presiden (capres) Anies Baswedan pada Pilpres 2024 mendatang.
"Itu sangat benar," kata Airlangga kepada wartawan di Jakarta, Rabu (2/8).
Airlangga masih enggan mengungkap arah dukungan Golkar pada kontestasi politik 2024. Yang pasti, lanjutnya, keputusan dukungan Golkar untuk capres akan dilakukan dalam waktu dekat.
"Langkah chapter (babak) terakhir. Sekarang sudah masuk chapter terakhir," ujar dia.
Kebijakan WFH Bakal Mulai Diterapkan Setelah Lebaran
Golkar Nilai Open House Sederhana Relevan di Tengah Tantangan Ekonomi
Stimulus Ekonomi Diyakini Kerek Ekonomi Tumbuh 5,6 Persen
Golkar sejauh ini belum menentukan sikap dukungan untuk bakal capres yang sudah diusung sejumlah partai politik (parpol).
Di tengah persiapan menghadapi Pemilu 2024, Golkar di bawah kepemimpinan Airlangga justru terus dihadapkan dengan persoalan yang kompleks. Dari mulai kasus hukum yang membelit Airlangga hingga munculnya dorongan musyawarah nasional luar biasa (Munaslub).
Tak sampai di situ, Dewan Pakar Partai Golkar bahkan mengimbau Airlangga segera mundur dari jabatan Ketua Umum. Airlangga dianggap tak mampu membawa Golkar berjaya pada Pemilu 2024.
Golkar di tangan Airlangga juga disebut tengah `tersandera`. Selain itu, sejumlah lembaga survei menunjukkan elektabiltas Golkar di bawah kepemimpinan Airlangga anjlok dan berpotensi turun menjadi parpol menengah.