Selasa, 21/02/2017 15:25 WIB
Jakarta – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menginstruksikan agar pengurus partai menyampaikan protes ke Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu), menyusul banyaknya laporan DPT yang bermasalah saat pelaksanaan Pilkada serentak pada 15 Februari lalu.
Di Pilkada DKI Jakarta contohnya, menurut Mega masih banyak warga yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya karena belum tertera di Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dengan demikian, dikatakan Mega harusnya ini menjadi pekerjaan rumah bagi KPU untuk pelaksanaan Pilkada putaran kedua.
“Banyak warga yang belum mendapatkan hak memilih, padahal semua hak warga negara adalah sama. Saya sudah instruksikan agar pengurus protes ke Banwaslu,” kata Mega saat membuka rapat konsolidasi di hadapan seluruh Dewan Pengurus Daerah (DPD), Selasa (21/2) di Jakarta.
Dalam pidatonya Megawati juga menyinggung pencapaian PDIP yang mengalami kekalahan di 44 dari 101 daerah dalam Pilkada serentak. Meskipun hampir mendekati target yang direncanakan, Mega menyebut beberapa daerah masih belum maksimal.
Pertamina Diingatkan, Kenaikan BBM Nonsubsidi Tambah Beban Masyarakat
Ketua DPR: RUU Pemilu Masih Dibicarakan Ketua-ketua Parpol
Pelaksanaan Haji di Tengah Konflik Timteng Harus Berbasis Mitigasi Terukur
“Mereka yang datang ke sini itu sudah membawa bahan untuk dievaluasi, terutama daerah yang tidak sesuai dengan rencana,” ujar Mega.