Rabu, 26/07/2023 08:53 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Intel Corp mengatakan akan bekerja Ericsson untuk membuat chip khusus untuk peralatan jaringan 5G milik pembuat peralatan telekomunikasi Swedia, menggunakan teknologi manufaktur tercanggih yang diungkapkan Intel.
Intel telah kehilangan keunggulannya dalam memproduksi semikonduktor terkecil dan paling hemat daya dibandingkan saingannya seperti Taiwan Semiconductor Manufacturing Co.
Bagian penting dari rencana Chief Executive Intel, Pat Gelsinger yang diumumkan pada tahun 2021 untuk mendapatkan kembali keunggulan tersebut dan mengubah arah perusahaan adalah mengemas lima generasi kemajuan manufaktur chip menjadi empat tahun.
Intel mengatakan bahwa chip Ericsson yang baru akan menggunakan teknologi manufaktur Intel "18A" dan merupakan salah satu chip pertama dari pelanggan luar Intel yang akan menggunakan teknologi tersebut.
Wamenkomdigi Wanti-wati Pekerja Harus Bersiap Sebelum AI Ubah Dunia Kerja
Fasilitas Intelijen AS di Timur Tengah Rusak Parah
5 Tanda Kamu Punya Kecerdasan Emosional Tinggi
Intel dan Ericsson tidak memberikan perincian kapan chip tersebut akan memasuki pasar, tetapi Intel sebelumnya mengatakan bahwa teknologi manufaktur 18A akan siap pada tahun 2025.
Sumber: Reuters