Senin, 24/07/2023 01:01 WIB
Kiev, Jurnas.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Antony Blinken mengklaim bahwa Ukraina berhasil menguasai 50 persen wilayah, yang sebelumnya direbut oleh Rusia. Upaya tersebut dikatakan saat ini belum berhenti.
"Sudah diambil kembali sekitar 50 persen dari apa yang awalnya direbut," kata Blinken dikutip dari Reuters pada Minggu (23/7).
"Ini masih relatif awal dari serangan balasan. Sulit. Strateginya tidak akan dimainkan selama satu atau dua minggu ke depan. Kami masih melihat saya pikir dalam beberapa bulan," imbuh dia.
Upaya Ukraina membersihkan pasukan Rusia dari wilayah Kiev menyusul serangan balasan musim panas ini, memudar ketika menghadapi alotnya posisi Rusia di kawasan selatan dan timur negara itu.
Momen Donald Trump dan Istri Dievakuasi Usai Terdengar Suara Tembakan
New York Terancam Banjir Ekstrem, 4,4 Juta Warga Berisiko Terdampak
Biaya Perang Amerika Serikat terhadap Iran Tembus Rp1.000 Triliun
Akhir bulan lalu, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa kemajuan melawan pasukan Rusia lebih lambat dari yang direncanakan. Namun, Kiev tidak akan terburu-buru melakukan serangan.
Sementara itu, ancaman untuk Ukraina juga hadir dari Belarusia. Militer negara yang dipimpin Alexander Lukashenko itu kini dilatih oleh kelompok Wagner, yang sempat membelot dari Rusia.
Keyword : Ukraina Rusia Antony Blinken Amerika Serikat