Senin, 17/07/2023 09:56 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Para ilmuwan Rusia mengatakan, aktivitas suar matahari yang kuat diperkirakan akan terjadi pada Senin (17/7). Fenomena ini dapat mengganggu komunikasi gelombang pendek
Institut Geofisika Terapan Fedorov di Moskow mengatakan suar kelas X mungkin terjadi, termasuk suar proton, dan kondisi radio gelombang pendek diperkirakan akan memburuk.
Suar kelas X adalah ledakan terbesar di tata surya dan dapat menciptakan badai radiasi yang bertahan lama. Suar proton adalah badai partikel energik matahari, terutama terdiri dari proton.
Suar matahari terjadi ketika medan magnet yang kuat di dalam dan sekitar matahari terhubung kembali. Mereka dapat mempengaruhi medan magnet Bumi dengan potensi merusak satelit dan peralatan komunikasi, menurut NASA.
Amalan Sunnah Saat Gerhana Bulan, Yuk Amalkan
Mengapa Gempa Bumi Bisa Terjadi? Ini Alasan Ilmiahnya
Cantiknya Aurora di Kutub Bumi, Bagaimana Proses Terbentuknya?
Pada tahun 2022, badai geomagnetik yang dipicu oleh ledakan besar radiasi matahari melumpuhkan 40 satelit SpaceX yang baru diluncurkan.
Institut Fedorov mengatakan, tiga jilatan api matahari diamati pada Minggu (16/7), satu di antaranya berlangsung selama 14 menit, disertai dengan gangguan komunikasi radio.
Sumber: Al Arabiya