Koalisi Bubar, PM Belanda Ingin Pensiun dari Politik

Senin, 10/07/2023 17:32 WIB

Den Haag, Jurnas.com - Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte mengaku akan pensiun dari dunia politik, pasca koalisi pemerintahannya bubar yang juga mengakhiri karir kepemimpinannya di kursi nomor satu Belanda.

Rutte yang memimpin empat periode sejak 2010, memilih mundur dari politik setelah pemilihan umum yang rencananya bakal digelar pada November 2023 mendatang.

"Saya ingin mengatakan sesuatu yang bersifat pribadi. Ada spekulasi selama beberapa hari terakhir tentang apa yang memotivasi saya. Satu-satunya jawaban adalah Belanda," kata Rutte dikutip dari AFP pada Senin (10/7).

"Kemarin pagi, saya mengambil keputusan bahwa saya tidak lagi cocok menjadi ketua baru daftar VVD (partai kanan-tengah). Ketika pemerintahan baru dilantik setelah pemilu, saya akan berhenti berpolitik," ujar dia.

Rutte menambahkan bahwa keputusan ini merupakan penilaian pribadinya, terlepas dari peristiwa bubarnya koalisi pekan lalu. Kini, dia akan menghadapi pengambilan suara di parlemen, yang akan memilih perdana menteri sementara.

Agar berhasil, pemungutan suara membutuhkan dukungan dari setidaknya satu dari empat partai dalam koalisi Rutte yang jatuh pada Jumat lalu.

Jesse Klaver, pemimpin partai GroenLinks (Kiri Hijau) yang merupakan salah satu dari mereka yang mencoba menggeser Rutte, mengatakan Rutte telah membiarkan pemerintah jatuh "karena kepentingan politiknya sendiri".

TERKINI
Sarmuji Sabet Penghargaan Legislator Responsif Terhadap Aspirasi Publik Mendes Sosialisasikan Program Magang di Jepang saat Dialog dengan Siswa NTB Rudianto Lallo Sabet KWP Award 2026, Legislator Muda Humanis dan Responsif Komut Pertamina Kunjungi FT Padalarang, Pastikan Distribusi Energi Optimal