Rumah Walikota Prancis Dibakar Massa Unjuk Rasa

Minggu, 02/07/2023 23:34 WIB

Paris, Jurnas.com - Rumah walikota di pinggiran Kota Paris dikepung dan dibakar massa pengunjuk rasa, yang melakukan aksi protes menyusul penembakan bocah berdarah Aljazair oleh polisi.

Saat aksi pembakaran tersebut, istri dan anak Walikota L`Hay-les-Roses, Vincent Jeanbrun, sedang tertidur, menurut laporan Reuters pada Minggu (2/7).

Jeanbrun yang berasal dari partai konservatif, Les Republicans, mengatakan istri dan salah satu dari dua anaknya yang berusia lima dan tujuh tahun, terluka saat mereka meninggalkan gedung pada Minggu dini hari.

"Pada pukul 01:30, ketika saya berada di balai kota seperti dua malam sebelumnya, orang-orang menyerbu rumah saya sebelum menyalakan api untuk membakar rumah saya, tempat istri dan dua anak saya sedang tidur," kata Jeanbrun.

"Saat berusaha melindungi mereka dan melarikan diri dari penyerang, istri saya dan salah satu anak saya terluka," imbuh dia.

Laporan tersebut menambahkan bahwa jaksa setempat mengatakan kepada awak media bahwa penyelidikan percobaan pembunuhan telah dibuka. Tidak ada tersangka yang ditangkap.

Diketahui, hingga memasuki hari ke-4, polisi Prancis telah menangkap 1.311 orang yang terlibat dalam demonstrasi brutal. Sekitar 4.500 polisi yang diperkuat dengan kendaraan lapis baja untuk meredakan serangkaian protes.

TERKINI
Hari Konsumen Nasional Diperingati 20 April, Ini Sejarah hingga Tujuannya 20 April 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini Liam Delap: Chelsea Tak Pantas Kalah dari Manchester United Caicedo: Chesea Belum Menyerah Kejar Tiket Liga Champions