Rudal Rusia Hantam Restoran di Ukraina, Empat Tewas dan 42 Orang Luka-luka

Rabu, 28/06/2023 09:42 WIB

JAKARTA, Jurnas.com - Dua rudal Rusia menghantam sebuah restoran di kota Kramatorsk, Ukraina timur pada Selasa (27/6). Insiden ini menewaskan sedikitnya empat orang.

Kepala Pemerintahan Presiden Volodymyr Zelenskyy, Andriy Yermak mengatakan di Telegram bahwa 42 orang terluka, termasuk seorang anak.

Layanan darurat bergegas masuk dan keluar dari restoran yang hancur saat penduduk berdiri di luar mengamati kerusakan akibat pemogokan, yang terjadi tepat sebelum jam 8 malam waktu lokal.

Polisi dan tentara muncul dari gedung, direduksi menjadi jaring balok logam yang bengkok, membawa tandu yang membawa seorang pria dengan celana dan sepatu bot militer. Dia ditempatkan di ambulans, meski tidak pasti apakah dia masih hidup.

Dua pria berteriak dengan nada hiruk pikuk meminta tali penarik, lalu berlari kembali ke puing-puing.

"Saya lari ke sini setelah ledakan karena saya menyewa kafe di sini... Semuanya meledak di sana," kata Valentyna, 64, kepada Reuters. “Tidak ada kaca, jendela, atau pintu yang tersisa. Yang saya lihat hanyalah kehancuran, ketakutan, dan kengerian. Ini adalah abad ke-21.”

Kramatorsk adalah kota besar di sebelah barat garis depan di provinsi Donetsk dan kemungkinan tujuan utama dalam setiap kemajuan Rusia untuk bergerak ke barat untuk merebut seluruh wilayah.

Kota ini sering menjadi sasaran serangan Rusia, termasuk serangan di stasiun kereta kota pada April 2022 yang menewaskan 63 orang.

Rusia membantah menargetkan situs sipil dalam apa yang digambarkannya sebagai operasi militer khusus sejak menyerang tetangganya pada Februari 2022.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy mengatakan dalam pesan video malamnya bahwa serangan itu menunjukkan bahwa Rusia hanya pantas mendapatkan satu hal sebagai konsekuensi dari apa yang telah dilakukannya, kekalahan dan pengadilan.

Sumber: Al Arabiya

TERKINI
Berbagai Tradisi Unik Sambut Iduladha di Banten DPR Nilai Negara Tak Serius Benahi Kawasan Hutan Terdampak Bencana Tantangan Industri Herbal, Produk Lokal Perluas Pasar Internasional Pimpinan DPR Optimistis Ekonomi 2027 Lebih Kondusif