Kamis, 16/02/2017 15:45 WIB
Jakarta - Partai Demokrat telah mengakui kekalahan pasangan cagub-cawagub DKI Agus Harrimurti Yudhoyono-Sylviana Murni (Agus Silvy) di putaran pertama Pilkada DKI, Rabu (15/2/2017).
Putaran kedua sendiri akan mempertemukan pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat (Ahok-Djarot) dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi) untuk menduduki kursi kekuasaan di DKI.
Lantas, kemana arah dukungan Demokrat akan dibawa? Wakil Ketua Umum DPP Demokrat Roy Suryo mengatakan pihaknya terbuka mendukung salah satu mantan pesaingnya di putaran pertama Pilkada DKI. Apakah mendukung Ahok-Djarot yang diusung PDIP, Golkar, Nasdem dan Hanura atau mendukung Anies-Sandi usungan Gerindra dan PKS.
"Kami tidak bisa buru-buru untuk memastikan pilihan kemana dukungan akan diarahkan," ujar Roy Suryo saat dihubungi di Jakarta, Kamis (16/2/2017).
Masukan Pakar di Revisi UU Pemilu Bagian Meaningful Participation Publik
Komisi II Kejar Target RUU Pilkada Rampung 2026
Komisi II DPR Fokus Bahas Revisi UU Pemilu di 2026
Ia juga menegaskan bahwa saat ini yang diakukan adalah menjajaji berbagai kemungkinan sembari menunggu pinangan Ahok-Djarot maupun Anies-Sandi. "Kami ibarat gadis cantik. Khan bukan mestinya mencari cowok," ujar Roy.
Roy mengungkapkan, Demokrat butuh waktu dalam menyikapi situasi politik Pilkada DKI putaran kedua. Dinamika politik pasca putaran pertama harus diamati terlebih dahulu. "Tunggu saja," tuntas Roy.