Sabtu, 10/06/2023 19:45 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Kanselir Jerman, Olaf Scholz berencana untuk segera berbicara dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin melalui telepon untuk mendesaknya agar menarik pasukan Rusia dari Ukraina.
Berbicara di konvensi gereja Protestan Jerman di Nuremberg, Scholz mengatakan dia telah berbicara dengan Putin melalui telepon di masa lalu. "Saya berencana untuk melakukannya lagi segera," katanya.
"Tidak masuk akal untuk memaksa Ukraina menyetujui dan menerima serangan yang dilakukan Putin dan bahwa sebagian Ukraina menjadi Rusia begitu saja," tambah Scholz, mengatakan dia akan bekerja untuk memastikan bahwa NATO tidak terlibat dalam perang.
Moskow dan Kyiv sama-sama melaporkan pertempuran sengit di Ukraina pada hari Jumat, tetapi masih belum pasti apakah serangan balik yang telah lama diantisipasi Ukraina sedang berlangsung.
Donald Trump Telpon Vladimir Putin
Rusia Siap Beri Dukungan 100 Persen Pemimpin Baru Iran
Mengapa Rusia Tak Bantu Iran? Vladimir Putin Ungkap Alasannya
Serangan balasan yang ditujukan untuk menembus pertahanan Rusia dan mengusir pasukan pendudukan pada akhirnya diharapkan melibatkan ribuan tentara Ukraina yang dilatih dan diperlengkapi oleh negara-negara Barat termasuk Jerman.
Rusia menembakkan rudal dan drone ke sasaran di seluruh Ukraina pada dini hari Sabtu, menewaskan tiga warga sipil di kota Laut Hitam Odesa dan menyerang lapangan udara militer di wilayah Poltava tengah, kata pihak berwenang Kyiv.
Sumber: Al Arabiya