AS Nyatakan Istirahat Urusi Israel-Palestina

Rabu, 15/02/2017 10:21 WIB

Washington - Gedung Putih mengisyaratkan bakal istirahat dalam mendukung solusi konflik Israel-Palestina setelah hampir puluhan tahun negara adi daya ini menyatakan mendukung solusi konflik negara-negara itu. Isyarat ini tampak pada malam kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Gedung Putih, baru-baru ini.

AFP memberitakan, seorang pejabat senior Gedung Putih mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak lagi ingin berusaha menentukan kerangka setiap penyelesaian damai, tetapi akan mendukung keputusan kedua belah pihak dari setiap keputusan.

"Penyelesaian konflik dua-negara yang tidak membawa perdamaian bukanlah tujuan yang ingin dicapai," kata pejabat itu tanpa menyebut nama. "Perdamaian adalah tujuannya, akan tetapi tergantung pada kedua belah pihak apakah menginginkan perdamaian ataukah tidak" tambahnya

Presiden Donald Trump akan menjadi tuan rumah bagi Netanyahu di Gedung Putih pada Rabu dini hari, dan diperkirakan kunjungan tersebut lebih pada keinginannya untuk membantu menengahi penyelesaian konflik antara kedua negara tersebut.

Lebih dari setengah abad lamanya, Republik dan Demokrat telah mendukung solusi konflik dua negara tersebut. Namun sejak pemerintahan Trump agaknya kontras dengan mantan Presiden sebelumnya yang menyatakan pembangunan permukiman Israel bisa membantu solusi kedua negara.

TERKINI
Terus Digempur, Beberapa Warga Gaza Terluka Akibat Serangan Drone Israel Kasus Pungli di Kementerian Imipas Alarm Perbaikan Integritas Birokrasi Anggaran 2026 Terbatas, Komisi V Minta Kemenhub Gandeng Investor Swasta Stok Obat Habis, Sektor Kesehatan Palestina Berada di Ambang Kehancuran