Jum'at, 09/06/2023 03:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta bersama Kementerian Koperasi dan UKM serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta targetkan transaksi di Jakarta Kreatif Festival (JaKreatiFest) 2023 mencapai Rp8,5 miliar.
Target tersebut meningkat dibandingkan dengan tahun 2022 yang dipatok hanya Rp3,8 miliar.
“Untuk tahun ini (2023) target kita Rp8,5 miliar,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BBI) Provinsi DKI Jakarta Arlyana Abubakar di Jakarta Pusat, Kamis (8/6/2023).
Arlyana menyebutkan, peningkatan target transaksi ini melihat pada realisasi JaKreatiFest di tahun lalu. Ia mencatat, realisasi acara tersebut menembus Rp6,8 miliar dari target Rp3,8 miliar.
1500 UMKM Ramaikan Fesitaval 1001 Malam, Lampung Timur Bidik Desa Mandiri
KPK Periksa 2 Petinggi Bank Indonesia Terkait Korupsi Dana CSR
HUT 27 Lampung Timur, Bupati Dorong Geliat Ekonomi Datangkan 1001 UMKM
Arlyana optimis target tersebut tercapai mengingat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) COVID-19 telah dicabut.
“Kita optimis, sekarang sudah aktif lagi, pariwisata kembali dibuka dan pariwisata di daerah urban (meningkat),” kata Arlyana.
JaKreatiFest berlangsung pada 16-18 Juni 2023 di Main Atrium Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat. Pada acara tersebut, sebanyak 73 UMKM akan terlibat secara "offline" dari berbagai provinsi di Indonesia.
Hal itu akan mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional dan daerah serta mendorong Jakarta sebagai pusat ekonomi dan bisnis berskala global.
"Selain itu, kami juga menggelar kegiatan `business matching`, edukasi seputar ekspor UMKM, `halal lifestyle`, `digital payment`, perlindungan konsumen dan potensi wisata urban Jakarta serta pelaksanaan pagelaran `fashion show`," kata Arlyana.
Kepala Bidang Komunikasi Publik Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta, Koharudin mengatakan, JaKreatiFest merupakan rangkaian dari HUT Ke-496 Kota Jakarta.
“Pemprov DKI mendukung acara tersebut, karena memang termasuk salah satu rangkaian dari HUT Kota Jakarta,” ujar Koharudin.(ant)