Minggu, 12/02/2017 13:49 WIB
Washington - Menyusul pertemuan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Presiden AS, Donald Trump, Korea Utara malah menggelar uji coba rudal balistiknya. Melihat perkembangan tersebut, Trump menekankan bahwa pertemuannya dengan Shinzo Abe adalah langkah menerapkan dukungan penuh untuk Jepang yang dianggap Trump sebagai sekutu terbesarnya.
Gedung Putih, sebagaimana pernyataan resminya pada Minggu (12/1), melalui penasihat keamanan nasional Michael Flynn akan segera memanggil pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, untuk menjelaskan peluncuran uji coba rudal balistiknya pada Sabtu (11/2) kemarin.
AS bersama Korea Selatan telah sepakat untuk mencari informasi yang lebih mendalam soal uji coba rudal yang dilakukan tetangganya, Korea Utara. Gedung Putih diberitakan akan mencari opsi sebanyak mungkin untuk mengendalikan provokasi yang dilakukan oleh Korea Utara.
Sementara itu, menurut aljazeera yang mengutip kantor berita Yonhap, menjelaskan bahwa uji coba rudal itu bukanlah uji coba rudal jarak jauh, seperti diucapkan pejabat militer dari Korea Selatan. Namun, rudal itu merupakan versi upgrade dari rudal jarak dekat Korea Utara, Rodong.
Trump Bantah Tawari Iran Pencabutan Sanksi dan Pencairan Dana
Trump Klaim AS Bantu 20 Juta Barel Minyak Lewati Selat Hormuz
Trump Tolak Tawaran Gencatan Senjata Iran, Serangan Baru Bisa Berlanjut
"Peluncuran ini juga tampaknya menjadi bagian dari upaya Korea Utara untuk terus meningkatkan kemampuan rudalnya," jelas pejabat kemiliteran tersebut.[]
Keyword : donald trump ujicoba rudal korea utara