Kamis, 11/05/2023 04:05 WIB
Labuhan Bajo, Jurnas.com - Penyelenggaraan KTT ke-42 ASEAN di Labuan Bajo 9-12 Mei diperkirakan bakal menggenjot transaksi mata uang asing (foreign exhange) dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang jumlahnya diperkirakan mencapai Rp15,8 miliar.
“Estimasi perdagangan mata uang asing pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif selama KTT ASEAN Labuan Bajo 2023 yang dihasilkan dari kehadiran para delegasi dan media internasional adalah Rp15,8 miliar,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno di Hotel Bintang Flores, Labuan Bajo, Rabu (10/5/2023).
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mencatat KTT ke-42 ASEAN di Labuan Bajo dihadiri oleh 585 pengunjung luar negeri, terdiri atas 540 delegasi ASEAN dan 45 media asing.
Adapun perkiraan angka Rp15,8 miliar itu didapat berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tentang pengeluaran rata-rata wisatawan mancanegara dalam rangka meetings, incentivesm conference, and excibition (MICE) dan kunjungan bisnis di Labuan Bajo pada periode 2019, 2020, 2021.
Bagaimana Hukum Vasektomi dalam Islam?
Kemenhut Investigasi Temuan Harimau Sumatera Mati di Mukomuko
PBB Desak Pembebasan Tahanan dalam Konflik Myanmar
Menurut data Kemenparekraf, pengeluaran terbesar wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Labuan Bajo adalah akomodasi, konsumsi, dan belanja.(ant)
Keyword : KTT ASEAN Sandiaga Uno Uang Asing