Ace Hasan Kecam Keras Penembakan di Kantor MUI: Ini Perilaku Biadab

Rabu, 03/05/2023 14:58 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily mengecam keras aksi penembakan yang terjadi di kantor MUI Pusat, pada Selasa (2/5) siang. Seharusnya tindakan tersebut tidak boleh terjadi, terlebih mengenakan senjata api.

"Tindakan ini merupakan perilaku biadab. Segala bentuk kekerasan apapun Tidak boleh terjadi, apalagi menggunakan senjata api," kata Ace kepada wartawan, dikutip Rabu (3/5).

Politikus Golkar ini pun meminta agar aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas motif dibalik penembakan tersebut. Sebab, insiden ini dikategorikan sebagai tindakan teror.

"Pelaku penembakan itu harus diberikan hukuman yang seberat-beratnya. Tindakan itu dapat dikategorikan sebagai tindakan teror yang harus diusut tuntas hingga akar-akarnya. Apalagi ini terjadi di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hukum dan HAM Ikhsan Abdullah membenarkan telah terjadi penembakan di Kantor MUI Menteng, Jakarta Pusat. Pelaku Orang Tak Dikenal (OTK) itu mengaku sebagai tuhan.

"Iya benar di halaman depan kantor MUI ada beberapa kaca pecah, ada korban dari pihak kita, sudah dibawa ke rumah sakit. Saya kira ini bentuk teror yang mengaku Tuhan. Iya dia bilang ngaku Tuhan," tutur Ikhsan saat dikonfirmasi, Selasa (2/5). 

Menurut Ikhsan, tidak ada yang mengenal orang tersebut. Adapun aktivitas di Kantor MUI Menteng ada rapat pimpinan (Rapim) dan kegiatan silaturahmi. "Enggak ada yang kenal (pelaku), di atas sedang halal bihalal," jelas dia.

 

TERKINI
Mengenal Sisi Unik dari Lucid Dream yang Jarang Diketahui Kemendikdasmen Tekankan Sekolah Mesti Jadi Ruang Aman dan Nyaman Lebanon Upayakan Gencatan Senjata Permanen dengan Israel Ilmuwan Temukan Tanaman Terus Naik ke Puncak Himalaya, Ini Penyebabnya