Sabtu, 08/04/2023 15:40 WIB
London, Jurnas.com - Bek sayap Kyle Walker kehilangan tempatnya di barisan starter Manchester City musim ini. Sang pelatih, Pep Guardiola, kini mengungkapkan alasannya di balik keputusan tersebut.
Pep mengungkapkan bahwa pemain Inggris itu tidak cocok untuk peran bek sayap aktif membantu ke tengah (inverted fullback), saat tim sedang menguasai bola.
"Dia tidak bisa melakukannya. Dia akan selalu memiliki kecepatan, dia akan menjadi yang tercepat di ruangan ini pada usia 60 tahun. Untuk bermain lebih dalam, Anda harus membuat beberapa gerakan, dia memiliki karakteristik lain," kata Pep dikutip dari Goal pada Sabtu (8/4).
"Dia selama ini bermain sebagai full-back yang masuk ke dalam dengan empat di belakang. Joao (Canelo) atau Alex (Zinchenko) di posisi itu dan Kyle melakukannya dengan sangat baik, tetapi dengan bentuk tiga di belakang dan dua di belakang, dia tidak bisa melakukannya," sambung dia.
Haaland Ingin Timnya Tetap Fokus Usai Menang Lawan Arsenal
Kalah dari Manchester City, Arteta: Peluang Arsenal Juara Masih Terbuka
Kalah Tipis di Etihad, Martin Odegaard Sebut Arsenal Kurang Beruntung
Dalam wawancara itu, Guardiola juga menegaskan bahwa keputusannya mencoret Walker sangat taktis, bukan karena dia kehilangan kepercayaan pada pemain berusia 32 tahun itu.
"Dia bisa bermain dari dalam dan dia telah melakukannya berkali-kali tetapi seperti di posisi Liverpool dengan Rodri dan John (Stones), dia mungkin perlu waktu untuk melakukannya dan kami tidak punya waktu. Ini hanya masalah keterampilan," tambah Pep.
"Terkadang Anda memerlukan beberapa hal spesifik, ada pemain yang memiliki kualitasnya. Anda tidak akan meminta Riyad (Mahrez) bermain sebagai bek sayap karena dia tidak bisa bermain sebagai bek sayap. Alasannya taktis. Bukan karena kami kehilangan kepercayaan pada Kyle," tutup dia.
Keyword : Pep Guardiola Manchester City Kyle Walker Liga Inggris