Rabu, 05/04/2023 16:19 WIB
Turin, Jurnas.com - Perusahaan olahraga, Roc Nations Sports International mendesak Juventus mengeluarkan permintaan maaf, pasca penyerang Inter Milan, Romelu Lukaku menjadi korban pelecehan rasis penggemar Si Nyonya Tua pada Rabu (5/4) dini hari.
Pertandingan semifinal Coppa Italia yang mempertemukan Juventus vs Inter berakhir 1-1. Lukaku yang mencetak gol penyeimbang kedudukan dari titik penalti pada menit ke-95 mendapatkan pelecehan berupa suara dan gerakan monyet dari penonton.
Usai mencetak gol, Lukaku melakukan selebrasi berupaya isyarat diam ke arah penonton. Sayangnya, selebrasi ini justru membuat wasit mengeluarkan kartu kuning kedua untuk pemain Belgia tersebut.
"Pernyataan rasis malam ini yang dibuat terhadap Romelu Lukaku oleh penggemar Juventus di Turin sangat tercela dan tidak dapat diterima. Romelu mencetak penalti di akhir pertandingan. Sebelum, selama, dan setelah penalti, dia menjadi sasaran pelecehan rasis yang menjijikkan," kata Michael Yormark dari Roc Nations Sports International dikutip dari Goal.
Pelatih Juventus Senang dengan Penampilan Timnya Usai Menang Lawan Genoa
Jadwal Pertandingan Liga Italia: Inter dan Roma Berebut Puncak Klasemen
Jersey ke-4 Juventus yang Berkolaborasi dengan Adidas dan Studio Sgura
"Romelu merayakan dengan cara yang sama seperti dia merayakan gol sebelumnya. Tanggapan wasit adalah menghadiahkan kartu kuning kepada Romelu. Romelu pantas mendapatkan permintaan maaf dari Juventus, dan saya berharap Liga segera mengutuk perilaku kelompok pendukung Juventus ini," imbuh dia.
"Otoritas Italia harus menggunakan kesempatan ini untuk mengatasi rasisme, daripada menghukum korban pelecehan. Saya yakin dunia sepak bola memiliki sentimen yang sama," lanjut dia.
Memang, selebrasi serupa telah diadopsi oleh Lukaku selama performa terbaiknya selama jeda internasional, meski tidak pernah ditujukan langsung ke pendukung tuan rumah.
Dan pertandingan Juve vs Inter menjadi kasus terbaru pesepak bola kulit hitam dilecehkan oleh pendukung, setelah Mario Balotelli dan Samuel Umtiti memperoleh pengalaman serupa sebelumnya.
Keyword : Romelu Lukaku Inter Milan Juventus Rasisme