Kamis, 30/03/2023 20:52 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid, menyayangkan dicoretnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 oleh FIFA.
Menurut Jazilul, ajang paling bergengsi ini merupakan dambaan para pesepak bola muda Tanah Air. Apalagi, Indonesia sudah ditunjuk sebagai tuan rumah sejak 2019 lalu.
"Sangat disayangkan karena ini meomentum anak muda indonesia utamanya pecinta bola untuk melihat timnya main di level dunia, bukan hanya Asia, dan kita tuan rumah. Kapan lagi itu terjadi?" kata Jazilul di Jakarta pada Kamis (30/3).
PKB, lanjut Jazilul, selama ini terus mendorong sepak bola Indonesia terus maju. Dan, Piala Dunia U-20 ini merupakan momentum yang tepat bagi para pesepak bola Indonesia untuk menampilkan kebolehannya di mata dunia.
Konsisten Memperjuangkan Pesantren, Fraksi PKB DPR RI Raih KWP Award 2026
Dianugerahi KWP Awards 2026, Lalu Komit Kawal Pendidikan Nasional
TKA di PKBM Jawab Tantangan Fleksibilitas Belajar
"Kita tampil di ajang dunia jarang, giliran ada kesemapatan tidak bisa berlaga, hanya karena hal-hal politis, penolakan, dan lain sebagainya," ujar Jazilul.
"Saya enggak tahu (jadi tuan rumah Piala Dunia lagi). Makanya kami menyayangkan, mudah-mudahan masih ada kesempatan," sambung dia.
Diketahui, FIFA resmi mencoret Indonesia sebagai Piala Dunia U-20 pada Rabu (29/3) kemarin. Meski tak menyatakan secara jelas penyebab pencoretan tersebut, FIFA mengisyaratkan soal kondisi Tanah Air dan tragedi Kanjuruhan yang menelan korban ratusan jiwa.
Sebelumnya juga marak penolakan terhadap timnas Israel berlaga di Piala Dunia U-20. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur PDIP I Wayan Koster, PDIP, dan Partai Keadilan Sejahtera merupakan sederet pihak yang menolak Israel main di Indonesia.
Keyword : FIFA Piala Dunia U-20 Jazilul Fawaid PKB