Trump: Jika AS dalam Bahaya, Salahkan Robert

Senin, 06/02/2017 15:15 WIB

Washington - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghabiskan weekendnya di Mar-A-Lago di Florida menjauhkan diri dari Staff Gedung Putih. Meski begitu, Trump masih bermain twitter dan ia berkicau menyerang hakim federal.
Kegusaran itu ditunjukkan Trump kepada Hakim Distrik AS, James Robert. Bagi Trump, ia marah atas kebijakan eksekutif soal pembatasan imigran dan tujuh negara mayoritas muslim yang ditolak hakim James Robert.

"Saya tidak percaya hakim menempatkan negara dalam bahaya, jika sesuatu terjadi, maka salahkan dia (James Robert) dan sistem pengadilan. Bodoh!" cuit Trump melalui akun twitternya @realDonaldTrump.

Trump masih melanjutkan kicauannya. Ia, dengan penuh rasa kecewa atas keputusan hakim itu, menyatakan bahwa hakim Robert telah membuat rencanyan harus berakhir.

"Saya padahal sudah menginstruksikan Kementerian Keamanan Dalam Negeri agar SECARA TELITI memeriksa orang-orang yang datang ke AS. Pengadilan membuat pekerjaan saya sulit," cetus Trump.

Keputusan hakim mengesahkan perintah eksekutif perihal larangan imigran dan tujuh negara mayoritas Muslim masuk ke negara Paman Sam itu dinilai melanggar konstitusi AS yang menjamin kebebasan dan kesetaran. Atas keputusan itulah membaut Trump gusar dan marah kepada hakim konstitusi, James Robert.[]

TERKINI
Kurban dengan Kambing atau Sapi Betina, Bolehkah? Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 3.334 Satuan Pendidikan di Tulang Bawang Ini Sejarah Haji dalam Islam, Muslim Wajib Tahu Diperingati Setiap 1 Mei, Ini Sejarah dan Makna Hari Cinta Sedunia