Selasa, 14/03/2023 19:57 WIB
Jakarta, Jurnas.com - PDI Perjuangan (PDIP) buka kemungkinan soal adanya wacana duet Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo terbuka lebar.
Menurut Ketua DPP PDIP, Bambang Wuryanto, segala kemungkinan bisa terjadi dalam dunia politik.
"Di dalam politik itu apa yang tidak mungkin? Selalu ada kemungkinan ya toh?" katanya di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (14/3).
Menurut dia, peluang duet Prabowo-Ganjar bukan hal yang mustahil. Apalagi, keputusan mengusung capres dan cawapres berada di tangan partai politik (parpol).
Komisi I Dorong Pembentukan Satgas Siber Terpadu Berantas Judi Online
Legislator NasDem Bantu Warga Bangun Jembatan Rusak di Pandeglang
Sahroni Apresiasi Kejagung Serahkan Rp10,2 Triliun ke Negara
"Dan kemungkinan itu kan diciptakan oleh para ahlinya. Dan ahlinya itu politisi," ujarnya.
Kendati begitu, Bambang Pacul menekankan soal keputusan pengusungan capres dan cawapres sepenuhnya berada di tangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Sudah berkali-kali, kalau soal presiden dan wapres itu di tangan ketum. Jadi masyayrakat Berspekulasi boleh, pengamat berspekulasi boleh. Tokoh politik di luar PDIP berspekulasi boleh," kata dia.
Yang jelas, kata Bambang Pacul, PDIP bakal mengusung kadernya sebagai kandidat peserta Pilpres 2024. Untuk sosoknya, dia kembali menyebut hak prerogatif Megawati.
"Ibu Ketum di dalam pidato beliau di ulang tahun kan mengatakan kita akan mengusung capres dari kader sendiri," tandas Ketua Komisi III DPR RI ini.