Selasa, 14/03/2023 07:20 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador mengatakan negaranya lebih aman daripada Amerika Serikat (AS).
Pernyataan tersebut dia sampaikan di tengah kritik keamanan di Meksiko setelah penculikan awal bulan ini terhadap empat warga AS di Meksiko utara di mana dua dari mereka meninggal.
"Meksiko lebih aman daripada AS. Tidak ada masalah bepergian dengan aman di sekitar Meksiko," katanya dalam konferensi pers menanggapi pertanyaan tentang peringatan perjalanan AS ke Meksiko.
Lopez Obrador mengatakan, turis Amerika dan Meksiko yang tinggal di AS mendapat informasi yang baik tentang keamanan negara itu. Hal itu dibuktikan dengan peningkatan jumlah orang Amerika yang tinggal di Meksiko baru-baru ini.
Momen Donald Trump dan Istri Dievakuasi Usai Terdengar Suara Tembakan
New York Terancam Banjir Ekstrem, 4,4 Juta Warga Berisiko Terdampak
Biaya Perang Amerika Serikat terhadap Iran Tembus Rp1.000 Triliun
Menurut dia, kritik terhadap penanganan kejahatan di negara itu adalah bagian dari kampanye "anti-Meksiko" oleh politisi konservatif AS, yang ingin menghambat pembangunan negara.
Menurut data yang diterbitkan oleh Bank Dunia, tingkat pembunuhan Meksiko sekitar empat kali lebih tinggi daripada di AS pada tahun 2020, yakni pada 28/100.000 orang. Angka pembunuhan turun sekitar 7 persen tahun lalu.
Kedutaan Besar AS di Meksiko tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Sumber: Reuters