Dituding Hendak Gulingkan Mugabe, Pastor Ditangkap

Jum'at, 03/02/2017 04:01 WIB

Harare - Seorang Pastor Zimbabwe, yang merupakan salah satu pemimpin yang memrotes pemerintah otoriter Presiden Robert Mugabe, ditangkap di Bandara Harare pada Rabu (01/02). Pastor yang memrotes kepemimpinan Mugabe itu hendak kembali ke negaranya setelah beberapa bulan menghilang di luar negeri.

Evan Mawarire (39), pastor tersebut, muncul sebagai pemimpin gerakan #ThisFlag, yaitu salah satu kelompok protes yang tumbuh menjadi demonstrasi jalanan terbesar melawan Mugabe dalam beberapa tahun.

"Sayangnya saya ditangkap lagi," kata Mawarire melalu sebuah video yang diposting di facebooknya dengan tangan diborgol di kantor polisi pusat di Harare.

"Saya beraharap mampu melewati ini... Ini rumah bagi saya. Saya diperbolehkan untuk datang kembali ke rumah. Dan saya berjanji tidak akan melakukan kejahatan," tambahnya.

Fadzayi Hahere, seorang aktivis dan juga pengacara mengatakan bahwa Mawarire dituding mencoba menumbangkan pemerintahan konstitusional terpilih. Di Bandara, Mawarire langsung disergap negitu mendarat dari pesawat dan dikawal oleh tiga orang.

Pada Juli tahun lalu, pendeta tersebut melarikan diri ke Afrika selatan dan kemudian ke Amerika Serikat membawa rasa takutnya setelah secara terang-terangang mengecam Mugabe dalam sebuah unjuk rasa yang menggunakan pentungan, gas air mata dan meriam air. Sebelumnya Mawarire juga ditahan di Zimbabwe karena diduga berusaha menggulingkan pemerintahan.[]

TERKINI
Hari Kartini 21 April 2026 Apakah Libur Nasional? Ini Penjelasan Resminya KPK Serahkan Barang Rampasan Senilai Rp3,52 Miliar ke Lemhannas Studi: Urine Manusia Berpotensi Jadi Pupuk Hemat Energi, Ini Cara Kerjanya Lestari Moerdijat: Dukung Peningkatan Peran Perempuan dalam Pembangunan