Tegang dengan AS, Presiden China Ingin Mandiri Teknologi

Kamis, 23/02/2023 01:01 WIB

JAKARTA, Jurnas.com - Presiden Xi Jinping mengatakan, China harus menyelesaikan masalah di bidang teknologi utama dari bawah ke atas karena berurusan dengan semakin banyak kontrol ekspor terutama Amerika Serikat (AS) pada teknologi canggih.

Xinhua melaporkan, Xi mengatakan dalam sesi studi Politbiro yang beranggotakan 24 orang pada Selasa (21/2) bahwa China perlu memperkuat penelitian dasar di bidang sains dan teknologi jika ingin mencapai kemandirian dan menjadi kekuatan teknologi global.

"Untuk mengatasi persaingan sains dan teknologi internasional, mencapai tingkat kemandirian dan peningkatan diri yang tinggi kita sangat perlu memperkuat penelitian dasar dan memecahkan masalah teknologi utama dari sumber dan dasarnya," kata Xi.

Xi mendorong penggunaan produk buatan dalam negeri untuk menggantikan teknologi asing. Tak tanggung-tanggung, dia juga menjanjikan lebih banyak dana dan stimulus pajak untuk lembaga penelitian.

 Seruan itu muncul saat China berurusan dengan putaran terbaru kontrol ekspor teknologi yang diberlakukan oleh AS yang bulan ini mencapai kesepakatan dengan Jepang dan Belanda untuk membatasi pengiriman beberapa peralatan pembuat chip canggih ke China.

AS memberlakukan serangkaian pembatasan pada industri teknologi China, termasuk perusahaan-perusahaan yang masuk daftar hitam seperti Semiconductor Manufacturing International Corp. dan Huawei Technologies Co.

Washington juga menerapkan kontrol ketat pada ekspor chip dan peralatan pembuat chip ke Negeri Tirai Bambu.

Pemerintahan Biden bahkan mendapatkan kesepakatan dengan Belanda dan Jepang untuk melarang perusahaan mereka menjual mesin pembuat chip canggih ke China. Hal itu semakin membatasi kemampuan perusahaan China untuk maju secara teknologi. 

 

Sumber: Reuters

TERKINI
Apa Itu Hipertensi? Ini Penyebab dan Gejalanya yang Perlu Diwaspadai Mengapa Hari Hipertensi Sedunia Diperingati Setiap 17 Mei? Ini Sejarahnya Mengenal Sosok Abdul Malik Fadjar, Pencetus Hari Buku Nasional di Indonesia Hari Buku Nasional 17 Mei, Ini Sejarah dan Alasan Diperingati Setiap Tahun