Tebas Desak Laporta Mundur dari Kursi Presiden Barca

Selasa, 21/02/2023 20:20 WIB

Madrid, Jurnas.com - Presiden La Liga, Javier Tebas, mendesak Joan Laporta mundur dari jabatannya sebagai presiden Barcelona, jika tidak dapat menjelaskan skandal keuangan klub.

Klub Catalan dituding membayar lebih dari 1,5 juta euro kepada sebuah perusahaan yang dimiliki mantan wakil komite wasit Spanyol sepanjang periode 2016-2018.

Tebas mengecam perilaku tersebut, meski di sisi lain La Liga tidak dapat menyelidiki kasus itu karena secara hukum sudah dinyatakan kedaluwarsa.

"Jika (Laporta) tidak dapat menjelaskan soal pembayaran tersebut, saya pikir demikian (dia harus mengundurkan diri)," kata Tebas dikutip dari Goal pada Selasa (21/2).

Dalam pernyataannya, Tebas juga menduga bahwa skandal suap yang melibatkan Barcelona dan komite wasit, lebih buruk daripada masalah finansial Juventus.

"Untuk saat ini saya akan mengatakan bahwa Juventus lebih serius untuk dijatuhi hukuman, tetapi saya melihat indikasi yang lebih serius di Barca. Seorang wakil presiden Komite Teknis Wasit muncul di sini," imbuh dia.

Sebelumnya, Barca mengumumkan penyelidikan internal atas kasus penyuapan Jose María Enriquez Negreira, di tengah seruan dari tim La Liga lainnya agar klub tersebut diselidiki, termasuk Sevilla.

TERKINI
Ditjen GTK Luncurkan Buku Saku 7 KAIH bagi Guru PAUD 10 Rekomendasi Film Horor Berlatar Kereta Api yang Wajib Kamu Tonton 5 Stasiun Kereta Paling Angker di Indonesia, Berani Datang? TPG Cair Bulanan, Bantu Kesejahteraan Ekonomi Guru