Surplus Dagang Indonesia Meningkat, Ini Ditakutkan Negara Lain

Selasa, 24/01/2023 06:39 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Sejumlah negara khawatir dengan kebangkitan ekonomi dalam negeri. Kekhawatiran itu salah satunya dilatarbelakangi oleh perdagangan internasional Indonesia. Tercatat, perdagangan internasional Indonesia surplus USD 51 miliar atau setara Rp 761,7 triliun

Hal itu, disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, di Jakarta, Selasa (24/1/2023). Menurunnya, surplus perdagangan terjadi ketika nilai ekspor lebih tinggi dari impor. "Surplus perdagangan kita hari ini besar sekali USD 51 miliar. Ekspor kita juga terus meningkat, ini yang ditakutkan oleh negara-negara pesaing kita," ungkap Erick

Faktor lain yang membuat negara pesaing ketakutan adalah proyeksi Indonesia sebagai negara dengan kekuatan ekonomi terbesar ke-4 di dunia pada 2045. "Karena tahun 2045 kita ditargetkan masuk 4 besar atau 5 besar ekonomi dunia. Mereka sudah membaca data ini, makanya (mereka ingin) kita terlambat. Artinya, jangan cepat kaya lah Indonesia, gitu," katanya.

Erick Thohir memang yakin bahwa pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini mencapai 5%. Bahkan, ekonomi Indonesia menempati peringkat kedua dari negara G20, di bawah India dengan 6,10%.

Berdasarkan proyeksi International Monetary Fund (IMF), pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini mengungguli China dengan 4,40% maupun Amerika Serikat (AS) dengan 1%. Sementara negara-negara G20 lain seperti Italia, Jerman, Rusia, diproyeksikan mengalami pertumbuhan ekonomi yang negatif

"Perbandingannya dengan negara-negara G20 posisi kita sangat baik, ini konteks menarik artinya posisi kita sudah baik, apakah kita ada kekurangan, pasti ada," tutur dia.

 

TERKINI
Ini Bedanya Nikmat Kubur dan Azab Kubur Menurut Islam Talqin Singkat untuk Orang yang Sekarat Lengkap dengan Artinya Urutan Surat Juz 30 Lengkap, Cocok untuk Pemula Menghafal Al-Qur`an Hari Cat Air Sedunia Setiap 28 Juli, Ini Sejarah hingga Tujuannya